TRANSFORMASI PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL: Inspirasi Akhlak Mulia Anregurutta KH. Muhammad As’ad

Penulis: KM. Hasrianti, S.Pd.I., M.Pd. | Dr. Dra. Rabiah, M.Sos.I. | Dr. Muhsyanur, A.Ma.Pd.I.,S.Pd., M.Pd., M.Psi., M.M.

4/3/20261 min read

TRANSFORMASI PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL: Inspirasi Akhlak Mulia Anregurutta KH. Muhammad As’ad

KM. Hasrianti, S.Pd.I., M.Pd.
Dr. Hj. Sitti Rabiah Lamming, M.Sos.I.
Dr. Muhsyanur, A.Ma.Pd.I., S.Pd., M.Pd., M.Psi., M.M.

ISBN:

Tebal: xiv + 153 hlm., 21 x 14,8 cm

Maret 2026

Editor: Lilik Herawati

Penata Letak: LRifwan J

Penata Sampul: Tiara Diharyantika

Penerbit:

PT. LENTERA CENDEKIAWAN NUSANTARA

Jalan Kaliurang KM 4,5 Karangbendo

CT III/8 Caturtunggal, Depok, Kab. Sleman

Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

Telp. 027459818, 082260022285

Email: lcn.publisher@gmail.com

Website: www.lcn.mypublisher.my.id

SINOPSIS:
Buku Transformasi Pendidikan Karakter di Era Digital: Inspirasi Akhlak Mulia Anregurutta KH. Muhammad As’ad menawarkan analisis komprehensif mengenai tantangan moral generasi modern yang hidup dalam ekosistem digital. Di tengah fenomena hoaks, ujaran kebencian, budaya pamer, serta berkurangnya adab dalam interaksi sosial, buku ini menegaskan bahwa persoalan akhlak merupakan problem fundamental yang menuntut solusi berbasis nilai. Penulis memetakan bagaimana teknologi memengaruhi pola pikir, perilaku, serta relasi sosial, dan mengapa pendidikan akhlak harus diperkuat dengan pendekatan yang lebih adaptif dan relevan dengan zaman.

Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, buku ini menghadirkan keteladanan Anregurutta KH. Muhammad As’ad—ulama kharismatik yang membangun tradisi keilmuan dan akhlak di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah. Nilai-nilai dasar yang beliau wariskan, seperti takwa, keikhlasan, kejujuran, tawadhu, dan kasih sayang, dianalisis kembali dan ditafsirkan dalam konteks dunia digital. Buku ini menjelaskan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam penggunaan media sosial, etika berkomunikasi virtual, pembentukan identitas digital, serta pengelolaan konten yang beradab.

Lebih jauh, buku ini memberikan panduan praktis bagi keluarga, sekolah, dan pesantren dalam menanamkan akhlak yang kompatibel dengan tantangan digital. Pendekatan integratif antara nilai pesantren, literasi digital, dan pembiasaan akhlak menjadi ciri khas buku ini. Dengan perpaduan analisis teoretis, pengalaman lapangan, serta model pembinaan akhlak yang aplikatif, buku ini menjadi referensi penting bagi pendidik, akademisi, santri, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan yang ingin memahami strategi membangun generasi berkarakter mulia di era digital yang penuh kompleksitas.